Showing posts with label anak. Show all posts
Showing posts with label anak. Show all posts

Tips Internet Aman Untuk Si Kecil

Konten berbau kekerasan, seksual, atau tidak mendidik seringkali muncul di internet walaupun anak tidak mengetik kata kunci yang berkaitan dengannya. Jika si kecil mulai mahir menggunakan gadget dan Anda cemas akan paparan konten terlarang, sudah waktunya Anda mencoba beberapa langkah preventif ini.


1. Masuk ke Google.com dan klik Search Setting Setelan Penelusuran

Akti an SafeSearch (TelusurAman) untuk menyaring konten
seksual dari hasil penelusuran Anda. Caranya? Centang pilihan
“Filter explicit results” atau “Filter hasil yang gamblang.”
Pengaturan ini akan menghilangkan gambar-gambar berbau
pornografi di mesin pencarian Anda. Tidak hanya itu, cara ini
juga menutup akses pencarian dari kata-kata yang provokatif
seperti “seks”, misalnya

2. Kunci SafeSearch
Anak-anak usia belasan tahun (mungkin) sudah mengetahui
pengaturan sederhana di atas dan bisa mengubahnya sendiri,
jadi pastikan Anda mengklik tombol Lock SafeSearch atau
Gembok TelusurAman. Sedangkan untuk mengunci
pengaturan, Anda perlu log in ke akun Anda karena harus
dilakukan menggunakan e-mail dan password. Jika di
kemudian hari Anda mematikan fitur TelusurAman, maka
tanda berupa empat bola besar berwarna merah, hijau,
biru, dan kuning akan muncul di bagian atas semua laman
hasil penelusuran. Jika bola berwarna tersebut tidak ada,
maka berarti TelusurAman tidak digembok.

3. Jangan lupa klik “Simpan”
Jika pengaturan sudah memadai, akhiri dengan menekan
tombol “Simpan.” Jangan lupa menekannya, atau semua
pengaturan Anda akan kembali ke setting awal (tanpa
filter). TelusurAman semestinya tetap terpasang asalkan
Cookie diakti fkan di komputer Anda.

Sumber Parents Indonesia

Puisi "Untukmu"

Aku bekerja untuk anakku
Aku berhenti kerja juga untuk anakku
Mereka telah menjadi pusat kehidupanku
Tanpa sengaja...tanpa diatur..

Tangisnya membuat ku pilu
Senyumnya membuat ku nyaman
Tawanya membuath riang hatiku

Tiada yang ku ingin darimu nak
Cukup kau menjadi orang yang berguna untuk sekitarmu
Untuk keluarga, untuk lingkungan, untuk negaramu
Itu sudah cukup, anakku sayang

Mama sayang kamu,
Sejak dulu, detik ini dan sampai dunia tak lagi berdetik
Karena kini kalian lah pemutar detikku....

Cikini, kamar, 30 Juli 2010, malam

Tips Anak Berhenti Ngompol

Ompol pada anak sering menyebalkan karena membuat rumah dan kasur bau apek. Sehingga banyak ibu-ibu yang akhirnya selalu memakaikan diapers pada anaknya sepanjang hari, sepanjang waktu. 

Padahal itu membuat anak tidak betah, bisa iritasi, jika penggunaan tidak tepat juga bisa membuat infeksi.
 

Supaya anak bisa berhenti ngompol, yang harus dilakukan justru:
  • Jika anak sudah bisa berdiri tegak (umur 1tahunan), biasakan TIDAK memakai diapers. Anak yg selalu memakai diapers akan sulit untuk berhenti ngompol, karena mereka tidak pernah belajar, mereka tidak akan mengerti aksi-reaksi jika pipis maka celana basah oleh karena itu pipis harus di toilet buka celana supaya tidak basah. Resiko awal memang dia akan pipis dimana-mana, tapi tenang sementara kok, kita atasi dengan tips kedua.
  • Samakan ritme/waktu pipis kita dengan anak. Jika kita ingin pipis selalu ajak anak agar pipis juga ke toilet, sehingga anak akan mengerti bahwa pipis harus di toilet. Hal ini bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga yg selalu di rumah. Tapi bila Anda ibu bekerja anjurkan juga bagi pengasuh anak Anda untuk selalu mengajak anak untuk pipis di toilet pada saat pengasuh ingin pipis. Ketika Anda terbangun malam dan ingin pipis, bangunkan juga anak Anda untuk pipis. Walau sambil ngantuk berdirikan saja dan ajak pipis. Anak Anda akan pipis walaupun belum kebelet sehingga dia tidak akan sempet ngompol.
Tips ini cuma dua item, karena memang hanya dengan dua hal itulah anak ku bisa berhenti ngompol pada umur sekitar 1,5 tahun. Kasurku pun aman dari bau dan juga irit dari beli diapers.

Tips Mengatasi Anak Demam

Demam atau panas pada anak sering terjadi. Yang perlu dimengerti demam bukanlah penyakit melainkan gejala suatu penyakit. 

Penyebab demam pun beragam. Bisa karena habis vaksinasi, bisa karena tumbuh gigi (pd anak tertentu), bisa karena bakteri, bisa juga karena virus.

Bagaimana mengatasinya? Yang paling penting adalah:
  • Jangan sampai panas tinggi untuk menghindari kejang demam, selalu kontrol suhu tubuh anak. Untuk ibu yg memiliki anak kecil selalu sedia termometer untuk jaga-jaga kondisi seperti ini. Anak dikatakan demam bila suhu di atas 37,50 C.
  • Banyak minum air putih. Lebih baik di tambah madu. Madu menyehatkan dan mempercepat penyembuhan. Jika anak masih bayi cukup perbanyak pemberian ASI.
  • Buat anak Anda nyaman dan dapat beristirahat, karena pada demam sebenarnya tubuhnya sedang berperang melawan penyakit.
  • Kompres dengan air panas atau air biasa, jangan air dingin.
  • Pakai baju longgar dan adem jangan baju tebal/hangat dan tidak usah diselimuti. Hal ini dilakukan agar tubuh mudah mengeluarkan suhu panas.
  • Beri makan seperti biasa, perbanyak sayur, buah dan hindari gorengan karena pada anak sering terjadi demam karena ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) atau radang tenggorokan dengan gejala demam-batuk- pilek.
  • Perhatikan sirkulasi ruangan agar tidak pengap.
  • Jika di perlukan dapat diberikan obat penurun panas. Sesuaikan dosis dengan umur/berat badan anak. Banyak obat penurun panas yg di jual bebas, seperti panadol, pamol, dll.
  • Pada bayi di bawah 4 bulan mengalami demam di atas 38,50 C segera hubungi dokter.
  • Jika panas sangat tinggi, segera konsultasikan dengan dokter.
  • Jika anak demam lebih dari 2-3 hari segera konsultasikan dengan dokter.

Tips Main Mobil-Mobilan Tanpa Race Track

Punya anak yg hobi main mobil-mobilan mini sperti Cars, Hot Wheel, Tomica, dll ?
Tapi tidak punya track jalanannya? 


Contoh karpet race track :



Berikut ini beberapa cara main yg tetep asyik & seru :
  • Pakai kapur berwarna dan gambar jalanannya di lantai rumah. Resikonya selesai main harus ngepel ya.
  • Tidak mau lantai kotor? Beli karton yg lebar, gambar track jalanan dengan spidol. Kalau mau lebih luas tinggal di sambung aja karton-kartonnya dengan selotip.
  • Mau jalan turunan? Bisa dengan kain panjang yg di ikat di tempat tinggi. Lebih seruuu. Anakku sampai terkekeh-kekeh. Bisa model balapan turunan. Bisa juga model mobilnya naik ke atas.
  • Tips paling penting adalah TEMANI anak Anda bermain dengan sepenuh hati. Karena hanya itulah yg PALING mereka butuhkan.